Ekonomi dan Bisnis

Kejagung Siapkan Tim Hadapi Kasasi Robert Tantular

Posted by putradayakkalbar in Jan 22, 2010, under Perbankan

   detikcom - Jumat, 22 Januari      Kirim via YM   Cetak

Kejaksaan Agung (Kejagung) mempersilakan Robert Tantular untuk mengajukan kasasi. Kejagung akan melayani terpidana kasus penyelewengan dana nasabah Bank Century itu.

“Silakan saja ketentuan hukumnya kan memang sudah seperti itu, kita akan layani kasasinya,” ujar Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kemal Sofyan saat dihubungi wartawan di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (21/1/2010).

Menurut Kemal, Kejagung akan menyiapkan tim untuk menghadapi kasasi Robert. “Nanti akan ada, tim yang menangani itu. Kalau memang dia merasa kurang puas, ya silakan mengajukan kasasi,” imbuh dia.

Majelis hakim PN Jakpus menjatuhkan hukuman pidana 4 tahun penjara potong masa tahanan kepada Robert. Namun hasil pengadilan banding di PT DKI Jakarta, total masa hukumannya membengkak menjadi 5 tahun penjara.

Pengacara Robert, Bambang Hartono berencana mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. “Minggu depan kita akan kasasi,” kata Bambang melalui telepon, Rabu (20/1/2010) kemarin.

   Tidak ada rekomendasi      Kirim via YM   Cetak

Artikel Terkait

Leave a Comment more...

Rizal Ramli: Sri Mulyani-Boediono Bertanggung Jawab

Posted by putradayakkalbar in Jan 22, 2010, under Perbankan

  Liputan 6 - 1 jam 42 menit lalu      Kirim via YM   Cetak

Rizal Ramli: Sri Mulyani-Boediono Bertanggung Jawab

Liputan6.com, Jakarta: Rizal Ramli menyatakan kasus Bank Century diduga bermotif kekuasaan dan melibatkan banyak pihak. Namun pihak yang bertanggung jawab dalam penggelembungan dana penyertaan modal sementara Lembaga Penjamin Simpanan untuk Bank Century yang membengkak hingga Rp 6,7 triliun adalah Sri Mulyani dan Boediono. “Yang ngambil keputusan ini kan KSSK,” ucap Rizal saat hadir memenuhi undangan Panitia Khusus Hak Angket Bank Century sebagai saksi ahli di Gedung DPRD Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/1).

KSSK yang dimaksud Rizal adalah Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang dianggotai Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia (saat itu) Boediono. Fakta komite ini hanya diawaki dua orang mengherankan Rizal. Belum ada dalam sejarah, komite anggotanya hanya dua orang. “Itu artinya gak ada good governance. Itu namanya komite bisik-bisik,” ujar mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.(ZAQ)

   3 rekomendasi     Kirim via YM   Cetak

Artikel Terkait

Leave a Comment more...

KPK Diminta Usut Kasus Century

Posted by putradayakkalbar in Jan 22, 2010, under Perbankan

  Liputan 6 - Jumat, 22 Januari        Kirim via YM   Cetak

 
Diminta Usut Kasus Century

Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah aktivis anti korupsi mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, untuk mengusut tuntas kasus skandal dana talangan Bank Century. Di sana, mereka meragukan kinerja tim Hak Panita Khusus DPR Hak Angket Century (Pansus). Terkait permintaan ini, Wakil Ketua KPK Mochamad Jasin menjanjikan KPK bakal bersungguh-sungguh mengusut kasus Bank Century.

Sebelumnya, KPK telah memeriksa sejumlah pejabat seperti Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Raden Pardede dan Kepala Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) Fuad Rahmany. Hingga kini, belum diketahui apakah KPK juga akan memeriksa Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono [baca: Raden Pardede Akui Adanya Laporan ke Jusuf Kalla].(ASW/YUS)

  Tidak ada rekomendasi     Kirim via YM   Cetak

Artikel Terkait

Leave a Comment more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Archives

All entries, chronologically...