Archive for November 8th, 2009

Pelaku Penganiayaan Bocah Tiga Tahun Ditangkap

Posted by putradayakkalbar in Nov 08, 2009, under Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga

 Teguh Hadi Prayitno


Eko Andreas

Liputan6.com, Semarang: Aparat Kepolisian Wilayah Kota Besar Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/11), meringkus Eko Andreas yang diduga menganiaya Friska Anggrai Ningsih. Tersangka yang merupakan paman korban mengaku menganiaya bocah berusia tiga tahun tersebut lantaran suka mengompol di kasurnya dan sering berebut mainan dengan keponakannya [baca: Bocah Tiga Tahun Dianiaya Pamannya].

Eko yang saat ini ditahan di Polwiltabes Semarang akan dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal tiga tahun enam bulan. Selengkapnya simak video berita ini.(BOG)

Artikel Terkait

05/11/2009 04:01
Leave a Comment more...

Bocah Tiga Tahun Dianiaya Pamannya

Posted by putradayakkalbar in Nov 08, 2009, under Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga

 Kukuh Ary Wibowo


Bocah korban penganiayaan pamannya.

Liputan6.com, Semarang: Seorang bocah berusia tiga tahun diduga menjadi korban penganiayaan pamannya. Tak hanya dianiaya, korban juga disekap selama tiga hari. Sebut saja bocah tersebut Mawar. Ia mengalami nasib malang. Di tubuhnya terdapat luka-luka lebam diduga bekas dianiaya pamannya sendiri Eko alias Andes. Penganiayaan dilakukan saat korban dititipkan ke rumah Gamawati, istri Eko di kawasan Batursari, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (28/10). Gamawati tak lain adalah adik kandung Erna, ibu korban.

Menurut Erna, ia biasa menitipkan anaknya ke rumah Gama karena sibuk bekerja. Ia bahkan membayar biaya penitipan sebesar Rp 500 ribu setiap bulannya. Namun betapa kagetnya ia menemukan luka-luka bekas penganiayaan di tubuh Mawar. Sang anak mengaku dianiaya oleh Eko alias Andes yang tak lain pamannya sendiri. Kasus penganiayaan tersebut sedang ditangani aparat Polwiltabes Semarang. Selengkapnya simak video dalam berita ini.(BJK/AYB)

Artikel Terkait

28/10/2009 21:16 | Penganiayaan
Leave a Comment more...

Kesal Diperlakukan Tak Layak, Suami Bunuh Istri

Posted by putradayakkalbar in Nov 08, 2009, under Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga

  Tim Buser SCTV

Liputan6.com, Pekalongan: Diduga kesal, Mukhlis, seorang suami di Desa Karangsari, Pekalongan, Jawa Tengah, belum lama ini nekat menghabisi nyawa istrinya sendiri. Jasad korban yang dikaramkan ke sungai akhirnya ditemukan dengan kondisi luka di sekujur tubuh.

Kejadian berawal dari adanya laporan kehilangan Elis Setiarum, karyawan Rumah Sakit Kajen, yang disampaikan sendiri oleh sang suami. Namun, polisi justru menemukan kejanggalan dalam laporan tersebut. Pasalnya, sejumlah barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara di rumah pasangan suami istri itu mengarah pada keterlibatan Mukhlis. Alhasil, polisi pun kian curiga. Namun Mukhlis mencoba menepis dengan beralibi.

Namun, tak lama berselang, Mukhlis akhirnya ditetapkan sebagai tersangka tunggal tewasnya Elis, istrinya sendiri. Menurut pengakuan pelaku, dirinya merasa kesal pada sang istri karena selama dua tahun berumah tangga sering diperlakukan tak layak sebagai seorang suami. Hal inilah yang membuatnya naik darah.

Emosi pun memuncak pagi itu karena menilai sang istri sudah semakin kelewatan. Mukhlis pun menghabisi nyawa sang istri dan sempat mendiamkan jasadnya hingga sore hari. Menemui jalan buntu, Mukhlis berupaya hilangkan jejak dengan membuang jasad sang istri ke saluran irigasi Karangsari dengan maksud menghanyutkannya.

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Pekalongan, Ajun Komisaris Polisi Kusno, semula polisi sempat putus asa karena tak juga kunjung menemukan jasad korban. Untuk mempercepat pencarian, Muklis juga dibawa ke saluran irigasi itu. Namun, karena jasad sudah dibuang beberapa hari maka ada dugaan jasad korban sudah hanyut agak jauh.

Tim search and rescue (SAR) kemudian diterjunkan untuk mempercepat pencarian jasad Elis. Petugas melanjutkannya dengan menyisir Sungai Singkarang, termasuk percabangan aliran Wonopringgo dan Banjarejo Nihil. Bahkan, tim SAR sempat menghentikan sementara aliran irigasi. Alhasil, jasad korban baru ditemukan di aliran Banjarejo, pintu air Desa Sidomukti, sekitar dua kilometer dari lokasi pembuangan.

Jasad korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Kraton untuk divisum. Semula, spekulasi merebak seputar masalah rumah tangga, namun dugaan ini langsung ditepis tetangga dekat korban.

Kekerasan dalam rumah tangga pasangan Mukhlis dengan Elis telah membuahkan kenyataan pahit. Rafa, anak semata wayang, akhirnya menjadi korban karena harus kehilangan kasih sayang kedua orang tuanya. Namun, Rafa yang saat ini tinggal bersama Sugiwati, bibinya di Desa Legokkalong Karanganyar masih asyik bermain bersama teman-temannya. Bocah berusia satu setengah tahun ini sama sekali tak paham jika peristiwa buruk baru saja menimpa kedua orang tuanya.(UPI)

Artikel Terkait

22/05/2009 21:48 | Buser File
Leave a Comment more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Archives

All entries, chronologically...